Surosowan.id – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyerukan penghentian represi terhadap warga dan pembebasan tahanan politik.

Seruan itu disampaikan dalam Diskusi Publik dan Nonton Bareng film dokumenter “Makin Ditekan, Makin Melawan” di Kampus UIN SMH Banten, Rabu (23/09/2026).

‎Khariq Anhar dari Serikat Tahanan Politik Indonesia (SETAPOL) mengulas kembali rangkaian represi sejak aksi Agustus 2025 hingga Agustus 2026. Ia menyinggung kriminalisasi dan penahanan peserta aksi, tragedi Affan Kurniawan yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Brimob pada Agustus 2025, serta penangkapan massal dalam aksi Agustus 2026.

‎”Persoalan kembali menjadi sorotan ketika sebagian warga dan pelajar yang ditangkap kemudian dibawa untuk mengikuti program pembinaan di barak militer,” kata Khariq.

‎Sementara itu, Nandar dari Serikat Perjuangan Tani Banten memaparkan persoalan konflik agraria dan kriminalisasi petani di Cibaliung dan Lebak. Menjelang Hari Tani Nasional, KBM menegaskan bahwa perjuangan petani atas tanah dan ruang hidup merupakan bagian dari perjuangan demokrasi yang harus didukung.

‎Japra, aktivis Banten, turut menyoroti kebebasan berpendapat sebagai hak warga negara yang wajib dilindungi. Menurutnya, kritik dan perlawanan rakyat tidak seharusnya dijawab dengan intimidasi, kekerasan, maupun pendekatan militeristik.

‎Atas pembahasan tersebut, KBM UIN SMH Banten menyerukan:

‎1. Bebaskan tahanan politik dan korban kriminalisasi akibat aksi Agustus 2025 serta hentikan kriminalisasi terhadap peserta aksi Agustus 2026 dan kasus-kasus lainnya.

‎2. Hentikan segala bentuk represi, kekerasan, dan pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat, berkumpul, dan berekspresi.

‎3. Hentikan pendekatan militeristik terhadap warga sipil, termasuk membawa peserta aksi ke fasilitas atau barak militer sebagai bentuk “pembinaan”.

‎‎4. Hentikan perampasan tanah dan kriminalisasi petani serta dukung perjuangan rakyat mempertahankan ruang hidupnya.

‎Penulis: Tim Jurnalis Warga Surosowan

‎

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here